Tulang Bawang-Bhayangkaranews.my.id-Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung) meminta kepada Gubernur Lampung, Ir. Arinal Djunaidi, untuk membantu menyelesaikan persoalan yang terjadi di Pertambakan Dipasena, kecamatan Rawa Jitu itu Timur, kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Minggu (11/09/2022).

Hal tersebut disampaikan oleh ketua P3UW Lampung, Suratman, pada saat Audiensi dengan Gubernur Lampung di Mahan Agung, Bandar Lampung, pada Jum'at 09 September 2022 Audiensi tersebut diadakan sebagai mana surat pengajuan Audiensi yang telah dilayangkan oleh P3UW Lampung melalui protokol provinsi Lampung.

Pada kesempatan itu, Ketua P3UW Lampung didampingi oleh wakil ketua, Karnadi Adrianto serta dua Staf khusus, Budi Setioko dan Anul Mukhlis, audiensi juga dihadiri oleh anggota DPR RI Komisi IV (Ir. Hanan A. Rozak, MS), Kabid. Budidaya dan Persaingan Usaha, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) provinsi Lampung Ir.Marliana di dampingi oleh Sub Koordinator Produksi dan Pengembangan Usaha Didu Priyono, S.Pi.

Beberapa persoalan yang disampaikan diantaranya adalah persoalan Hak Guna Usaha (HGU) saluran perairan (Kanal) di kawasan pertambakan Dipasena dan kondisi budidaya 1 tahun terakhir yang mengalami gagal panen.

"Persoalan ( HGU ) kanal yang meliputi saluran pasok dan saluran buang yang akan di alihkan oleh PT Central Proteina Prima (CPP) kepada pemerintah, sampai saat ini belum terselesaikan, sehingga petambak masih harus melakukan perbaikan infrstruknya secara mandiri,"terangnya.

"Kerja swadaya harus dilakukan untuk mengatasi persoalan sedimentasi lumpur di saluran pasok dan saluran buang yang semakin tinggi, dengan mengumpulkan Rp.1000 Rupiah / kg udang pada saat panen, untuk operasional excavator dan pengadaan ponton apung sebagai pendukung kerja Excavator,"lanjutnya.

Dia menambahakan bahwa, Petambak Bumi Dipasena telah memaksimalkan kerja alat berat bantuan dari pemerintah dengan dana swadaya tersebut.
 
P3UW Lampung juga menyampaikan rencana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 24 yang akan mengadakan beberapa rangkaian pertandingan olahraga dan perlombaan untuk memeriahkannya, selanjutnya pada hari puncaknya akan membagikan doorprize untuk masyarakat yang hadir, sehingga diharapkan kepada Steakholder untuk dapat berpartisipasi. 

"Sementara itu, Gubernur Lampung memberikan tanggapan bahwa pemerintah provinsi akan bekerjasama dengan kementerian terkait untuk mengurai, memetakan dan menyelesaikan persoalan yang ada di Bumi Dipasena.

"Berkenaan dengan hal itu, kami akan membentuk tim kerja yang melibatkan unsur terkait dan saya berharap agar P3UW Lampung selalu berkoordinasi dengan dinas terkait baik di kabupaten maupun provinsi,"katanya.

"Selanjutnya, demi keberlangsungan budidaya di Bumi Dipasena, saya berharap kepada masyarakat disana agar tetap menjaga keseimbangan alam, karena Bumi Dipasena merupakan salah satu kebanggaan Lampung,"lanjutnya.

Gubernur Lampung juga menyampaikan agar bantuan dari pemerintah pusat tersebut dapat diberdayagunakan untuk kepentingan masyarakat di Bumi Dipasena, terkait kondisi jalan dari Bumi Dipasena ke pasar Rawa Jitu kami akan segera memanggil (Kepala Dinas) Kadis Bina Marga provinsi Lampung untuk dapat membantu mencarikan solusi,"tutupnya.(*)

Editor Darmisi Pewarta Hakatibin