Sinergi untuk Pelestarian Budaya
Dalam pernyataannya, Ketua Pelangi Sumut Ibu Gita Nurgaya Br. Tarigan, S.Pd., M.Pd, mengungkapkan bahwa kehadiran dan dukungan pemerintah provinsi merupakan suntikan semangat bagi para pegiat layang-layang. Festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan upaya menjaga tradisi di tengah gempuran modernisasi.
"Kami merasa sangat terhormat dan berterima kasih kepada Bapak Gubernur. Dukungan beliau bukan hanya soal fasilitas, tapi juga pengakuan bahwa layang-layang adalah bagian dari identitas budaya dan potensi wisata yang luar biasa bagi Sumatera Utara," ujarnya dengan penuh haru.
Dampak Positif Festival
Dukungan penuh dari orang nomor satu di Sumut tersebut membawa dampak signifikan, di antaranya:
Peningkatan Peserta: Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten/kota bahkan luar provinsi yang merasa terfasilitasi dengan baik.
Geliat UMKM: Festival ini menjadi magnet bagi pedagang lokal dan pengrajin layang-layang tradisional untuk meningkatkan pendapatan.
Promosi Wisata: Langit Sumut yang dipenuhi layangan kreasi unik menjadi daya tarik visual yang viral di media sosial, mempromosikan keindahan daerah secara luas.
Harapan Menuju Event Internasional
Ke depannya, Pelangi Sumut berharap kolaborasi ini terus berlanjut. Dengan kesuksesan festival kali ini, mereka optimis Sumatera Utara mampu menjadi tuan rumah untuk ajang Festival Layang-Layang Internasional di masa mendatang.
"Dukungan Gubernur adalah fondasi kuat bagi kami. Kami bermimpi, suatu saat nanti, langit Sumatera Utara akan dihiasi ribuan layang-layang dari berbagai belahan dunia, dan hari ini kita telah memulai langkah besar itu," tutupnya.
Penulis: Tim Liputan Bhayangkara News
Editor: Sutan Malik

0 Komentar